Soal UKOM D3 Perawat dan Ners pdf Tahun 2019 / 2020 Edisi 198

12/05/2018 04:00:00 AM

Soal UKOM D3 Perawat dan Ners pdf Tahun 2019 / 2020 Edisi 198


Berikut ini adalah Latihan Uji Kompetensi Perawat (UKOM) bagian ke 198 beserta kunci jawabannya serta pembahasannya


Soal UKOM D3 Perawat dan Ners pdf Tahun 2019 / 2020 Edisi 198
learn more in kumpulanukom.blogspot.com and grab STR with ourself hand


Hai teman-teman semuanya, apa kabar kalian. Apakah siap untuk menghadap UKOM ditahun 2019/2020 ? kalau begitu mimin akan memberikan latihan soal-soal untuk teman-teman semuanya. Sesuai dengan janji mimin yang membuat blog ini unuk update, maka mimin akan berusaha update latihan soal-soal Keperawatan untuk teman-teman semua secara Gratis. Oh iya mimin boleh minta sesuatu dari teman-teman semua ? mimin hanya ingin teman-teman mendoakan mimin agar sehat selalu dan diberikan rezeqi yang cukup. Okeh kalau begitu ayo kita latihan soal-soal UKOM Keperawatan dibawah ini

Berikut ini 7 buah latihan soal Uji Kompetensi Keperawatan disertai Pembahasan


1. Seseorang laki-laki  dengan usia 27 tahun, dirawat di ruangan psikiatri, dari hasil pengkajian didapatkan : pasien duduk menyendiri, bicara sendiri, tertawa sendiri. Sementara itu, obat psikotik sudah diberikan sesuai program pengobatan. Perawat kemudian melakukan pendekatan ke pasien tersebut dengan cara bercakap-cakap.

Apakah tujuan tindakan yang diberikan pada kasus diatas?

a. meningkatkan konsentrasi
b. mengisi kegiatan sehari hari.
c. mengevaluasi respon persepsinya
d. mengidentifikasi suara  yang  didengar klien
e. membantu klien fokus pada stimulus eksternal

Kunci Jawaban : e. membantu klien fokus pada stimulus eksternal
Pembahasan :
Sesuai dengan vignete di atas ada kata kunci yaitu , bicara sendiri, tertawa sendiri, maka pilihan Kunci Jawaban yang tepat yaitue  karena tindakan pemberian obat psikotik dan cara bercakap-cakap dapat memutuskan halusinasi serta mengontrol halusinasi pasien.

Rujukan :
  • Townsend, Mary. (2003). Buku Saku Pedoman Obat Dalam Keperawatan Psikiatri. Ja karta : EGC
  • Keliat, dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas modul 9, Jakarta : EGC



2. Seorang wanita dengan usia 40 tahun, datang ke ruang IGD RSJ dengan kasus psikiatri diantar oleh keluarganya. Dari hasil pengkajian diketahui bahwa di rumah pasien sering marah-marah, merusak barang dan mengancam. Keluarga mengatakan sudah 2 bulan pasien seperti ini sejak ia diceraikan oleh suaminya dan terkena PHK. TTV pasien dalam batas normal, setelah pemeriksaan psikologis dokter memberikan terapi lordomer dan diazepam injeksi.

Apakah tujuan dari pemberian terapi medis pada pasien tersebut?

a. menenangkan pasien
b. membuat pasien tertidur
c. mengendalikan emosi pasien
d. membuat pasien mengenal realita
e. memampukan pasien untuk bicara dengan baik

Kunci Jawaban: a. menenangkan pasien
Pembahasan :
Pilihan ( B, C, D dan E) kurang tepat karena salah satu indikasi dari terapi
lordomer dan diazepam injeksi yaitu memberikan efek penenang sehingga Kunci Jawaban yang paling adalah pilihan (A)

Rujukan:
  • Stuart, Gail. (2003). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC
  • Adi Djuanda, S.K. (2009). MIMS. Jakarta : PT Info Master



3. Seorang perempuan  usia 25 tahun, dirawat di ruang psikiatri, hasil pemeriksaan fisik didapatkan : pasien memperlihatkan perilaku mengkritik diri dan orang lain, produktifitasnya menurun, pesimis menghadapi hidup, mengeluh sakit kepala, merasa tidak mampu dan merasa bersalah serta mudah tersinggung.

Apakah tindakan utama yang dapat dilakukan pada kasus diatas?

a. Bantu klien dalam menilai kemampuan yang dapat digunakan
b. Identifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki klien
c. Pilih kegiatan-kegiatan klien yang sudah dipilih sesuai kemampuan
d. Bantu klien dalam merencanakan kegiatan sesuai kemampuannya.
e. Bantu klien dalam menetapkan kegiatan sesuai dengan kemampuan

Kunci Jawaban: b. Identifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki klien
Pembahasan :
Sesuai dengan vignete di atas ada kata kunci yaitu perilaku mengkritik diri dan orang lain, produktifitasnya menurun, pesimis menghadapi hidup, pilihan a karena tindakan utama yang dilakukan perawat pada kasus di atas yaitu mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki klien.

Rujukan :
  • Keliat, dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas, Basic course., modul 7. Jakarta : EGC



4. Seorang perempuan usia 35 tahun, dirawat di ruang rawat Jiwa, hasil pengkajian didapatkan : ada riwayat amuk dirumah, mengatakan kalau marah merusak perabot rumah tangga, sering memukul suami. Dalam percakapan dengan pasien perawat mengatakan ”Setelah ibu memukul suami dan merusak perabotan rumah tangga, apa yang ibu rasakan?”.

Apakah tujuan komunikasi pada kasus diatas?

a. melatih sikap asertif
b. mengevaluasi respon pasien.
c. mengeksplorasi perasaan pasien
d. membina hubungan saling percaya
e. mendiskusikan akibat tindakan yang dilakukan

Kunci Jawaban : e. mendiskusikan akibat tindakan yang dilakukan
Pembahasan :
Sesuai dengan vignete di atas ada kata kunci dalam percakapan dengan pasien perawat mengatakan ”Setelah ibu memukul suami dan merusak perabotan rumah tangga, apa yang ibu rasakan?”.pilihan e karena Kunci Jawaban yang tepat karena dengan cara mendiskusikan bersama pasien akibat perilakunya dapat membuat pasien mengetahui kerugian yang ia dapatkan dan pasien mau belajar cara lain yang lebih baik untuk mengungkapkan kemarahan tanpa menimbulkan kerugian.

Rujukan :
  • Keliat, dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas, Basic course., modul 7. Jakarta : EGC



5. Seorang wanita, usia 26 tahun, dibawa keluarganya ke Poli klinik  jiwa karena sudah seminggu tidak mau mandi, badan kotor dan bau, tidak mau makan dan bila makan berantakan, BAB dan BAK sembarangan, pemeriksaan fisik dalam batas normal.

Apakah strategi tindakan keperawatan pertama yang saudara lakukan pada pasien tersebut?

a. Melatih pasien cara makan yang baik
b. Melatih cara BAB dan BAK yang baik
c. Mengajak pasien mandi dan berdandan
d. Menjelaskan pentingnya perawatan kebersihan diri

Kunci Jawaban: d. Menjelaskan pentingnya perawatan kebersihan diri
Pembahasan :
Sesuai dengan vignete di atas ada kata kunci yaitu karena sudah seminggu tidak mau mandi, badan kotor dan bau, tidak mau makan dan bila makan berantakan, BAB dan BAK sembarangan,.pilihan d karena Kunci Jawaban yang paling tepat karena pada pasien defisit perawatan diri harus dijelaskan terlebih dahulu tentang pentingnya perawatan kebersihan diri.

Rujukan:
  • Stuart, G.W. (2013). Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 5. Jakarta : EGC
  • Keliat, dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas, Basic course., modul 13. Jakarta : EGC



6. Seorang perempuan  usia 25 tahun, dirawat di ruangan psikiatri RS Jiwa, hasil pengkajian
didapatkan : pasien duduk menyendiri, bicara sendiri, tertawa sendiri . Obat psikotik sudah
diberikan sesuai program pengobatan. Sesuai rencana hari ini akan dilaksanakan SP1.

Apakah tujuan tindakan yang diberikan pada kasus diatas?

a. klien dapat memutus halusinasi dengan cara spirituali
b. klien dapat memutus halusinasi dengan cara menghardik
c. klien dapat memutus halusinasi dengan cara bercakap-cakap
d. klien dapat memutus halusinasi dengan cara minum obat teratur
e. klien dapat memutus halusinasi dengan cara terapi aktivitas kelompok

Kunci Jawaban: b. klien dapat memutus halusinasi dengan cara menghardik
Pembahasan :
Kunci Jawaban yang paling tepat adalah (B) karena SP 1 dalam halusinasi yaitu dengan cara menghardik sedangkan pilihan (A) sp 4 risiko perilaku kekerasan, pilihan (C) sp 3 halusinasi, pilihan (D) sp 2 halusinasi dan risiko perilaku kekerasan sedangkan pilihan (E) sp 3 isolasi sosial.

Rujukan :
  • Keliat, dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas. Jakarta : EGC



7. Seorang perempuan, usia 38 tahun, datang ke IGD psikiatri diantar oleh keluarganya. Hasil pengkajian diketahui bahwa di rumah pasien marah-marah bicara kasar, merusak barang dan mengancam, sudah 2 bulan sejak ia diceraikan oleh suaminya. Tanda-tanda vital dalam batas normal,

Apakah diagnosa keperawatan utama yang dapat saudara tegakkan ?

a. harga diri rendah kronis
b. harga diri rendah situasional
c. perilaku kekerasan
d. risiko perilaku kekerasan
e. koping individu tidak efektif

Kunci Jawaban : c. perilaku kekerasan
Pembahasan :
Sesuai dengan vignete di atas ada kata kunci di rumah pasien marah-marah, merusak barang dan mengancam, sudah 2 bulan sejak ia diceraikan oleh suaminya,pilihan c perilaku kekerasan karena sudah sesuai dengan tanda  gejala mayor Peilaku Kekerasan

Rujukan :
  • PPNI  (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, hal 288. Edis I. Jakarta: DPP-PPNI
  • Keliat, dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas. Jakarta : EGC
  • Stuart, G.W. (2013). Buku Saku Keperawatan Jiwa, Edisi 5. Jakarta : EGC


Sumber :
Baca Juga :

Demikianlah artikel yang singkat berjudul Soal UKOM D3 Perawat dan Ners pdf Tahun 2019 / 2020 Edisi 198. Demikianlah latihan soal-soal ini, semoga bermanfaat bagi teman-teman semua. Ayo ajak teman-teman lainnya belajar latihan soal UKOM diblog ini karena kami akan berusaha update latihan soal-soal secara Gratis untuk teman-teman semuanya. Sekian dari kami, terimakasih

0 komentar