Soal UKOM Perawat Ke 116

4/21/2018 10:17:00 PM

Berikut ini adalah Latihan Uji Kompetensi Perawat (UKOM) bagian ke 116 beserta kunci jawabannya serta pembahasannya


Asosiasi Institute Pendidikan Ners Indonesia, AIPNI, kumpulan soal ukom perawat, uji kompetensi, uji kompetensi perawat, UKNI, kisi-kisi ukom, materi ukom, soal dan pembahasan ukom, kunci jawaban ukom, UKOM, kisi-kisi ukom, kisi ukom perawat, ukom perawat 2017, ukom perawat 2018, ukom perawat 2019, materi ukom, kumpulan ukom, kumpulan ukom perawat, kumpulan soal uji kompetensi perawat, kumpulan soal uji kompetensi perawat terbaru, kumpulan soal uji kompetensi perawat lengkap, UKOM D3, UKOM Ners, UKOM Keperawatan, uji kompetensi D3, uji kompetensi Ners, contoh soal UKOM, contoh soal UKOM Keperawatan, contoh soal UKOM Perawat, contoh Soal UKOM terbaru, contoh soal UKOM pdf doc, contoh soal uji kompetensi keperawatan lengkap dengan kunci jawaban, google, google.com, UKOM, tes, soal tes, kisi-kisi soal ukom, kisi ukom, uji kom, materi ukom, materi ukom perawat, materi ners, kesehatan, keperawatan, test, PPNI, Persatuan Perawat Nasional Indonesia
 UKOM Perawat

Asosiasi Institute Pendidikan Ners Indonesia


Dibawah ini adalah 7 buah contoh soal UKOM Keperawatan


1. Ketika melakukan pengkajian pos partum pada seorang klien, perawat menemukan adanya
bekuan darah pada lokia. Perawat memeriksa bekuan darah tersebut dan menemukan bahwa
bekau tersebut lebih besar dari 1 cm. Apa tindakan keperawatan yang paling tepat?

A. Mendokumentasikan hasil temuan
B. Melakukan pengkajian ulang dalam 2 jam
C. Memberritahukna pada petugas kesehatan
D. Meminta klien untuk menambah asupan oral
E. Meminta klien untuk istrahat

Jawaban : C
Rasional: Suatu keadaan normal, bekuan beberapa darah ditemukan pada likia hari ke 1 samapai ke 2 setelah melahirkan akibat akimulasi darah dari vagina. Bekuan darah yang lebih besardari 1 cm dapat dianggap hal yang tidak normal. Penyebab bekuan ini, antara lain atonia uterus atau jaringan plasenta yang tertinggal menghasilkan lebih banyak kehilangan darah. Meskipun penemuan ini akan dimasukkan ke dalam dokumentasi, tindakan yang paling tepat adalh memberitahukan pada petugas kesehatan. Melakukan pengkajian ulang pada klien dalam dua jam akan menunda penatalaksanaan yang dibutuhkan. Meningkatan asupan cairan oral tidak akan
membantu dalam situasi ini.
Strategi Mengerjakan Soal: Perhatikan kata kunci, yang “paling tepat.” Fokus pada kata-kata
lebih besar dari 1 cm. Pikirkan arti penting bekuan lokia pada periode post partum untuk dapat
menjawab dengan benar.
Review: Hasil pengkajian normal pada post partum
Kompetensi: Asuhan dan manajemen asuhan keperawatn
Domain: Pengetahuan Prosedur



2. Perawat melihat kien dengan skizofrenia dan sedang menerima obat antipsikosis, menggerakan mulutnya, menjulurkan lidahnya, dan meringis saat melihat televisi. Perawat menentukan bahwa
klien mengalami komplikasi pengobatan yang mana?

A. Parkinson
B. Dykinesia tardiv
C. Krisis hipertensi
D. Sindrom Neuroleptic malignant
E. Kekakuan dan jalan seret

Jawaban : B
Rasional: Dyskinesia tardiv adalah reaksi dari pengobatan antipsikosis . Karateristiknya adalah gerakan tubuh dan ektremitas terutama lidah secara involunter tidak terkontrol. Karateristik
parkinson seperti tremor, wajah seperti topeng kekakuan, dan berjalan dengandiseret. Krisis hipertensi dapat terjadi karena gangguan monoamine oxidase inhibitors dan ditandai dengan
hipertensi, nyeri kepala bagian belakang menjalar ke depan, kaku kuduk dan nyeri, mual, muntah. Sidrom Neuroleptic malignant merupakan sindrom yang dapat berakibat fatal yang dapat muncul setiap saat selama terapi neuroleptic (antipsikosis) ditandai dengan sesak, takikardi atau nadi ireguler, demam, perubahan tekanan darah, peningkatan berkeringat, kehilangan
kontrol kandung kemih, dan kekakuan otot tulang.
Strategi Mengerjakan Soal: Fokus pada subjek pertanyaan, komplikasi dari pengobatan
antipsikosis. Untuk mengarahkan anda pada jawaban yang benar, ingat bahwa dykinesia tardiv
ditandai dengan gerakan involunter tubuh dan ektremitas yang tidak terkontrol, terutama pada
bagian lidah.
Review: Efek samping ekstrapiramidal diskinesia tardiv
Kompetensi: Asuhan dan manjemen asuhan keperawatan
Domain: Pengetahuan Kognitif
Keilmuan: Jiwa
Proses Keperawatan: Penentuan diagnosis
Upaya Kesehatan: Kuratif
Kebutuhan Dasar: Aman dan nyaman
Sistem Tubuh: Saraf dan perilaku
Daftar pustaka: Varcarolis (2013), p. 324



3. Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 2 tahun ke puskesmas dengan keluhan selama 2 hari.Disekujur tubuhnya keluar bercak-bercak merah dengan mata berair. Secara sepintas penyakit tersebut dapat dicegah dengan imunisasi agar gejala klinisnya tidak serius pada saat bayi sampai 12 bulan dengan cara:

a. Imunisasi Hepatitis B
b. Imunisasi Campak
c. Imunisasi DPT
d. Imunisasi BCG
e. Imunisasi Polio

Jawaban b. Imunisasi Campak



4. Bayi N 3 hari dirawat didalam inkubator disuatu rumah sakit dengan hiperbilirumenia, BB 2200 gr, jaundice pada kulit dan sklera, reflek hisap lemah, suhu 370C, Nadi 120 x/mnt, RR 45x/mnt. Masalah keperawatan utama yang muncul adalah ?

a. Resiko tinggi injury
b. Resiko defisit volume cairan
c. Resiko tinggi gangguan integritas kulit
d. Ketidakefektifan pola napas
e.resiko nutrisi tidak adekuat

Jawaban d. Ketidakefektifan pola napas



5. An. P berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan demam yang tidak turun-turun. Hasil pengkajian ditemukan suhu 390C, ada perdarahan gusi disertai mual muntah. Pengkajian kulit apa yang perlu dikaji pada kasus tersebut ?

a. Vesikula
b. Lesi
c. Petekie
d. Ruam
e. Bula

Jawaban c. Petekie



6. An. R berusia 14 tahun dibawa keluarga masuk rumah sakit jiwa dengan alasan berusaha untuk minum racun serangga karena diputus pacarnya. Dua minggu yang lalu pernah masuk rumah sakit karena berusaha minum obat bodrexin sebanyak 10 butir, namun klien berhasil diselamatkan. Keluarga mengatakan An. R sering melamun, tiba-tiba menangis,
dan berteriak-teriak. Apakah diagnose keperawatan yang muncul sesuai kondisi yang dialami oleh An. R saat
ini?

a. Isolasi sosial
b. Defisit perawatan diri
c. Gangguan konsep diri : harga diri rendah
d. Gangguan persepsi sensori : halusinasi
e. Resiko bunuh diri

Jawaban e. Resiko bunuh diri



7. Seorang ibu rumah tangga ditemukan di atas pemancar radio, ibu tersebut semakin naik ke tempat yang lebih tinggi, klien mengatakan ingin mati, dan tidak mau ada yang mendekat untuk menyelematkan dirinya. Ketika ada saudaranya yang berusaha naik untuk
menyelematkan dirinya, klien melepaskan satu pegangan tangannya dan mengatakan tidak ada yang boleh mendekatinya karena dia akan benar-benar menjatuhkan dirinya.
Dari kasus di atas, klien berada pada tahapan bunuh diri apa?

a. Suicidal ideation
b. Suicidal intent
c. Suicidal threat
d. Suicidal gesture
e. Suicidal attempt

Jawaban e. Suicidal attempt



Sumber : KBS UKOM (D3 & Ners) Indonesia
Semoga Artikel materi-materi kumpulan soal uji kompetensi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan  kami do'a kan yang belajar soal-soal Uji Kompetensi (UKOM) disini ketika menghadapi UKOM sesunggunya dapat LULUS semua, aamiin.

Jangan Lupa Download Versi Andorid agar lebih mudah dalam belajar soal UKOM ini dan Share Link Kita Ini agar dapat berguna bagi teman-teman lainnya untuk belajar Uji Kompetensi Perawat.

0 komentar