Contoh Soal Uji Kompetensi (UKOM) Keperawatan Edisi Ke 50

1/11/2018 05:24:00 AM

Berikut ini adalah Latihan Uji Kompetensi Perawat (UKOM) bagian ke 50 beserta kunci jawabannya serta pembahasannya


kumpulan soal ukom perawat, uji kompetensi, uji kompetensi perawat, UKNI, kisi-kisi ukom, materi ukom, soal dan pembahasan ukom, kunci jawaban ukom, UKOM, kisi-kisi ukom, kisi ukom perawat, ukom perawat 2017, ukom perawat 2018, ukom perawat 2019, materi ukom, kumpulan ukom, kumpulan ukom perawat, kumpulan soal uji kompetensi perawat, kumpulan soal uji kompetensi perawat terbaru, kumpulan soal uji kompetensi perawat lengkap
kisi-kisi ukom

 Contoh soal Uji Kompetensi Keperawatan

UKOM D3 dan Ners


1. Seorang perempuan berusia 20thn datang ke IGD dg keluhan nyeri ulu hati disertai mual dan muntah, cairan yang keluar berwarna merah kecoklatan,. Hasil pengkajian adanya distensi abdomen, nyeri tekan abdomen, tekanan darah 120/80 mmhg, frekuensi nadi 88x/menit, suhu 38' C, frekuensi nafas 26x/menit.
Apakah tindakan yg tepat pada kasus diatas?
a.  Pemasangan infus
b.  Pemasangan oksigen
c.  Pemberian kompres dingin
d.  Pemberian kompres hangat

Jawaban A



2. Orang tua membawa bayinya yang berusia 4 bulan ke klinik untuk dilakukan imunisasi apakah imunisasi yang harus perawat persiapkan bagi bayi tersebut?
a. Varicells, vaksin hepatitis B
b. DPT, MMR, IPV
c. MMR, Hib, DPT
d. DPT, Hib, IPV, PCV, RV
e. BCG, hepatitis B, varicella, IPV, DPT

Jawaban D



3. Seorang wanita berusia 52 thndi rawat di ruang penyakit paru, mengeluh sesak nafas, nyeri pada bagian dada kanan.  Pasien juga merasakan mual dan lemah, dan di anjurkan di lakukan tindakan pengambilan cairan di rongga pleura ,tetapi pasien dan keluarga menolak di karenakan ada pasien trauma akan tindakan yg di lakukan sebelumnya,.
Apakah masalah keperawatan pada kasus di atas?
a.  Kurangnya pengetahuan
b.  Kelebihan volume cairan
c.  Pertukaran gas
d.  Gangguan nutrisi
e.  Kecemasan

Jawabannya A
Efusi pleura adalah suatu keadaan dimana terdapat cairan yang berlebihan di ruang yang terletak diantara paru dan dinding dada.  Ruang ini disebuat ‘ruang pleura’.  Sekitar 50% (setengah dari) orang yang didiagnosa kanker mengalami efusi pleura.   Karena penumpukan cairan yang berlebihan, cairan ini lalu mendesak paru-paru dan mengakibatkan menurunnya fungsi paru-paru yang lalu menyebabkan paru-paru mengempis, sehingga pasien mengalami sesak dan sakit/nyeri pada dada.

Disini juga ada data klien dan keluarga menolak dilakukan tindakan pengambilan cairan dirongga pleura karena ada trauma. kurangnya pengetahuan disini kita bisa menjelaskan kepada keluarga bahayanya jika penumpukan cairan tidak segera di tangani..



4. Seorang laki-laki 17 tahun diantar ke Puskesmas karena kecelakaan lalu lintas, patah tulang terbuka kedua tungkai, darah mengalir deras. Di Puskesmas penderita tenang, tertidur dan mengeluarkan suara mendengkur seperti berkumur-kumur. nadi Arteri radialis cepat dan lemah, ujung jari-jari dingin
Apakah tindakan segera yang harus dilakukan perawat ?
a. Pasang bidai pada kedua tungkai
b. Memberi nafas buatan dari mulut ke mulut
c. Pasang infuse line cairan koloid dan vasopresor
d. Membebaskan jalan nafas dan mengatur posisi kepala
e. Mengangkat kedua tungkai, badan diberi alas papan keras

Jawabanya c......karena untuk tindakan syok itu harus pasang infus.....knp gak d karena tidak ada data yg mendukungn untuk pernapsan



5. Seorang wanita 28 tahun primigravida kehamilan 20 minggu, datang ke poliklinik dengan keluhan saat BAK merasa panas dan gatal didaerah kemaluan selain itu klien beberapa kali mengungkapkan kekhawatiran tentang janinnya akibat gejala yang dirasakan.
Manakah masalah keperawatan utama yang tepat untuk kasus diatas?
a. Nyeri akut
b. Gangguan pola eliminasi
c. Kerusakan integritas kulit
d. cemas
e.resiko infeksi

Jawaban D
Led id : masalah kep utama
Data fokus :
Beberapa kali mengungkapkan kekhawatiran tentang janinnya.
Eliminir :
ABCE
sedangkan D. Cemas, sesuai data fokus yg dialami pasien, kata kunci: mengungkapkan kekhawatiran.



6. Seorang pria 67 tahun dirawat diruang bedah untuk persiapan operasi trabs urethral resection of ptostate (TURP) elektif, berdasarkan pengkajian didapatkan pasien meminum coumadin (warfin) pada dosis yg cukup tinggi
Apakah yang perlu perawat lakukan untuk mengantisipaai efek obat tersebut terkait prosedur diatas?
a. Mengambil sampel darah untuk prothrombin time dan intetnational normalized ratio
b. Melakukan kolaborasi pemberian vitamin k
c. Melaporkan ke dokter untuk menunda rencana operasi
d. Mengambil sampel darah cross match dan mengisi formulir permintaan darah
e. memeriksa TTV

Bismillah A..Warfarin/antikoagulan memiliki efek samping perdarahan untk memantau efektifvitas dr warfarin dilakukan px INR, jika kadar INR terlalu tinggi akan berisiko pd perdarahan yg lebih tinggi dan jika terlalu rendah akan berisiko trombosis



7. Seorang perempuan  berusia 36 tahun dirawat di ruangan bedah dengan keluhan luka terbuka pada betis kanan. Saat pengkajian area betis kemerahan, nyeri tekan, pus berbau, dasar luka hitam, ada slough, granulasi minimal, pasien pincang saat berjalan Tek. Darah 120/ 90 mmHg, frekuensi nadi : 80 x/ mnt, frekuensi napas : 24 x/ mnt, suhu : 36,7 0C. Perawat rutin melakukan perawatan luka. Hasil lab : GDS 373 gr/dl

Pertanyaan soal
Apakah Intervensi keperawatan yang dilakukan pada pasien tersebut ?
Pilihan jawaban
A. Melakukan pengkajian luka
B. Melakukan pengkajian nyeri
C. Melakukan nekrotomi pada luka
D. Mengobservasi tanda-tanda vital
E. Melakukan pemasangan elastis verband

Jawabannya C



Semoga Artikel materi-materi kumpulan soal uji kompetensi ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dan  kami do'a kan yang belajar soal-soal Uji Kompetensi (UKOM) disini ketika menghadapi UKOM sesunggunya dapat LULUS semua, aamiin.

Jangan Lupa Download Versi Andorid agar lebih mudah dalam belajar soal UKOM ini dan Share Link Kita Ini agar dapat berguna bagi teman-teman lainnya untuk belajar Uji Kompetensi Perawat.

0 komentar